
Secara gasir besar, dalam tahapan proses audit dikenal 3 tahap, yaitu Perencanaan (Planning), Pelaksanaan (Execution), dan Pelaporan (Reporting). Ketiganya memiliki peran yang sangat vital dan saling melengkapi untuk menciptakan peran audit yang dapat memberikan value added bagi perusahaan. Kelamahan dari salah satu dari ketiga tahap ini menyebabkan fungsi audit yang tidak akan pernah optimal.
Mengingat hal tersebut betapa pentingnya peran reporting dalam memfinalisasi hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, yang tentunya telah memakan sejumlah sumber daya dan biaya yang tidak sedikit. Reporting sebagai tahap finalisasi dari rangkaian proses audit memiliki andil besar dalam menentukan apakah hasil audit mampu memberi dampak yang besar baik...